Showing posts with label gerakan janin. Show all posts
Showing posts with label gerakan janin. Show all posts

Monday, December 26, 2011

Gerakan janin (bagian II)



Bayi cenderung bergerak lebih sering pada waktu-waktu tertentu, ketika sudah bisa membedakan antara waktu bangun dan tidur. Gerakan paling aktif biasanya terjadi antara jam 9 malam hingg jam 1 dini hari, ketika ibu sedang berusaha untuk tertidur. Peningkatan aktivitas ini dipengaruhi juga oleh turunnya kadar gula dalam darah setelah melewati waktu makan malam. Bayi dalam kandungan juga sudah dapat menanggapi suara atau sentuhan, sehingga bisa saja ia menendang pasangan Anda ketika tidur menempel pada perut Anda.

Ketika gerakan janin sudah cukup jelas bagi ibu (sekitar usia 28 minggu), dokter biasanya akan memantau pergerkannya ketika ibu memeriksakan kandungannya. Walaupun belum ada bukti ilmiah bahwa pergerakan bayi merupakan tanda perkembangan yang baik, namun gerakan janin bisa menjadi salah satu parameter untuk memastikan bayi Anda baik-baik saja. Pilihlah suatu waktu ketika bayi Anda paling aktif (biasanya sesaat setelah ibu makan), carilah posisi yang nyaman (duduk ataupun berbaring miring), dan hitunglah gerakannya selama beberapa saat. Dengan mengulanginya pada waktu yang sama di hari berikutnya, Anda pun dapat memonitor perkembangan gerakan janin. Sekolah Tinggi di bidang Kandungan dan Kehamilan merekomendasikan minimal 10 kali gerakan dalam 2 jam sebagai tanda bahwa bayi Anda dalam keadaan sehat. Jika bayi Anda bergerak kurang dari 10 kali, coba lagi pada hari berikutnya. Jika masih belum mencapai minimal 10 gerakan, atau Anda merasa bayi jauh lebih pasif daripada biasanya, segeralah hubungi dokter atau ahli kandungan Anda. Dokter biasanya akan memeriksa detak jantung bayi dan gerakannya untuk memastikan kondisinya.

Jika usia kehamilan ibu belum mencapai 25 minggu dan masih belum dapat merasakan gerakan janin, atau jika ibu belum dapat membedakan gerakan janin yang sesungguhnya, Anda tak perlu khawatir. Seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan bayi, Anda akan dapat merasakannya. Walaupun beberapa bayi memang ada yang lebih jarang dan lebih sedikit bergerak dibandingkan yang lainnya.  Kurangnya gerakan juga dapat diindikasikan bahwa bayi Anda sedang tidur. Bahkan setelah usia 32 minggu, bayi akan bergerak lebih jarang karena ia sudah semakin bertumbuh besar dan ruang gerak di dalam rahim pun menjadi semakin sempit.

Berikut adalah garis besar gerakan janin sesuai usia kehamilan:
Minggu ke 12: Bayi Anda seharusnya sudah mulai bergerak, namun Anda belum dapat merasakannya karena panjang bayi masih hanya sekitar 6-7 cm.
Minggu ke 16: Sebagian wanita hamil sudah mulai merasakan gerakan janinnya seperti kupu-kupu yang beterbangan, seperti gas di dalam perut, atau sudah dapat benar-benar merasakan gerakan bayi.
Minggu ke 20: Pada saat ini, Anda mungkin sudah merasakan gerakannya dengan jelas.
Minggu ke 24: Berat bayi Anda sudah sekitar 750 gram, sehingga gerakannya sudah lebih sering dan kuat.
Minggu ke 28: Bayi akan lebih sering bergerak, semakin kuat hingga dapat menimbulkan sedikit nyeri atau kesulitan bernafas bagi ibu.
Minggu ke 36: Rahim ibu sudah semakin sempit karena bayi sudah tumbuh semakin besar, sehingga gerakannya pun semakin berkurang.

Sunday, December 25, 2011

Gerakan janin (bagian I)


Salah satu saat yang paling dinanti-nantikan ibu hamil adalah ketika merasakan gerakan janin pertama kalinya, apalagi jika kali ini adalah kehamilan pertama. Gerakan bayi yang dapat dirasakan ibu menjadi tanda bahwa bayi sedang berkembang dengan baik dan membantu ibu merasa semakin dekat dengan kehidupan kecil di dalam kandungannya.

A-C usia kehamilan 22 minggu, D-F usia kehamilan 30 minggu (AJNR 2011 32: 331-338)
 
Pada kehamilan pertama seorang wanita dapat merasakan gerakan janinnya pada usia kehamilan 16-25 minggu. Sedangkan pada kehamilan kedua biasanya ibu dapat merasakan gerakan bayi lebih cepat pada usia sekitar 13 minggu. Ibu dapat merasakan gerakannya lebih jelas ketika berada dalam posisi diam dan tenang, baik berbaring maupun duduk.

Ada ibu hamil yang menggambarkan gerakan janin seperti kupu-kupu yang beterbangan di dalam perutnya, serasa isi perut berputar, gelembung-gelembung gas bermunculan dan bergerak di dalam perut. Pada awalnya mungkin Anda sulit membedakan antara gerakan bayi dengan gerakan gelembung gas, bunyi kelaparan, atau gerakan saluran pencernaan lainnya. Namun pada usia kehamilan lebih lanjut, ibu pasti dapat membedakan gerakannya, bahkan merasakan tendangan, tinjuan, atau sikutan yang cukup kuat.
Pada awal kehamilan, mungkin Anda hanya akan merasakan gerakan berputar beberapa kali saja dalam sehari. Namun pada akhir trimester pertama, gerakannya sudah lebih terasa kuat dan frekuensinya pun meningkat. Pada trimester ketiga, penelitian menunjukkan bahwa bayi dapat bergerak sebanyak 30 kali dalam 1 jam.